Grabbing – Pengenalan

Seiring berkembangnya teknologi, kemampuan sebuah komputer pun bisa dipadukan dengan kinerja sebuah parabola yang digunakan untuk melakukan koneksi ke internet. Salah satunya adalah internet one way yang seringkali digunakan untuk aktivitas downloading dalam kapasitas yang besar.

Kemampuan PC selama ini biasa digunakan untuk browsing dan berinternet secara konvensional akan lebih maksimal lagi jika bisa dikoneksikan lewat satelit. Aktivitas offline download yang kemudian dikenal dengan istilah “grabbing” menjadi primadona dalam penggunaan parabola dan PC secara maksimal. Cukup dengan memakai seperangkat PC dan dish (parabola) kita sudah bisa “mengintip” peselancar yang menggunakan sebuah layanan ISP lewat satelit di atas orbit sana.

Untungnya lagi, semuanya dijalankan secara “Free / Gratis” tanpa kita harus membayar sepeserpun kepada sang ISP kecuali biaya PLN. Mengapa? Karena intinya adalah kita “nimbrung” koneksi dari user aktif sang ISP. Banyak data yang melayang menuruni permukaan bumi yang bisa kita “grabb (ambil)” setiap detiknya dengan menggunakan filter berupa software seperti SkyGrabber, FileGrabber, SkyNet, dan TurboGrabber (sepengetahuan saya baru sampai ke situ – harap maklum).

Setiap data yang dipancarkan dari suatu satelit yang menyediakan layanan internet bisa disaring kembali menjadi file jadi seperti:
.mp3, .mpg, .avi, .jpg, .bmp, .html, .doc, .flv, .exe, .rar, .zip, .pdf, .wav, softcam, dan masih banyak lagi lainnya sesuai dengan keperluan kita, termasuk mengintip email orang lain.
Otomatis karena koneksi ini bersifat gratis, kita tidak perlu membayar kepada sang ISP. Untungnya lagi karena data-data yang dipancarkan dari satelit ini tidak terenkripsi. Kalo suatu saat diproteksi dengan sistem enkripsi saya juga gak dapat bayangin gimana kejadiannya, tapi yakinlah pasti tetap ada suatu cara untuk mendekripsinya. Don’t worry too much!

Aplikasi yang paling laris saat ini dalam dunia pergrabbingan adalah SkyNet, karena selain aplikasinya gratis (freeware), kemampuannya yang mumpuni juga sangat menawan walau dibandingkan dengan aplikasi yang bersifat berbayar sekalipun seperti SkyGrabber. Namun karena tampilannya yang tidak GUI membuat user kadang-kadang kewalahan menggunakan aplikasi ini sehingga dibutuhkan kemampuan ekstra tertutama dari segi teknis utak atik regex dan rules-nya.

Kontras dengan SkyNet, aplikasi berkelas sekaligus berbayar yaitu SkyGrabber dan tiruannya TurboGrabber memiliki tampilan GUI dan user friendly sehingga user tanpa pengetahuan mendalam tentang filter pun bisa menggunakannya dengan mudah. Hanya saja karena aplikasi ini berbayar (shareware) maka terpaksa harus nyari kreknya dulu jika kantong tidak cukup untuk membelinya secara resmi. Jujur saja, sudah menjadi rahasia umum aktivitas underground (cracking software) telah muncul ke permukaan dengan publikasi hasil kerja mereka yang lebih “vulgar” (terbuka).

Terlepas dari perbandingan kedua software di atas (SkyNet dan SkyGrabber), tahap keberhasilan dalam pergrabbingan juga ditentukan oleh beberapa hal di antaranya:
- kondisi geografis kita (masalah beam)
- kemampuan pointing (masalah teknis parabola - hardware)
- kemampuan utak-atik (masalah teknis software)
- dukungan fasilitas seperti PLN dan spesifikasi PC (jika grabbing pake PC).

Kemampuan PC dalam menjalankan aplikasi tersebut juga berbeda dengan CPU Usage yang lebih ringan pada aplikasi SkyNet berbanding SkyGrabber. Saya sendiri hanya menggunakan Pentium IV 1.6 GHz dengan RAM 512 MB dengan DVB-Card SkyStar 2 mampu menghasilkan file grabbed yang lumayan memuaskan. Asalkan sinyal datanya stabil (kita bahas kemudian) maka file yang masuk bisa lebih maksimal.

Ada baiknya sebelum membeli sebuah DVB-Card, cari rekomendasi dari rekan-rekan user yang telah menggunakannya, karena dari pengalaman rekan-rekan di forum-forum yang membahas pertelevisian satelit (misalnya www.forumsatelit.com) beda hardware (DVB-Card) akan menghasilkan performa yang berbeda-beda. Sebut saja merk lainnya seperti Twinhan dan DVBWorld, akan beda walaupun sama-sama menggunakan aplikasi SkyNet.

Akhir kata, selalu gali informasi yang ada, keep tracking and googling.

Comments

  1. Hello Pak Maxx...artikel yang menarik..

    Grabbing mmg adalah cara yang gratis (Listrik PLN ga dihitung lho) untuk menangkap file-file hasil download orang lain..jd orang lain yang download dan kita ikut nebeng..hehehe...

    Grabbing juga membuat ketagihan karena mendapatkan file-file baru seperti MP3 dan 3GP tentunya...

    Hingga saat ini saya lebih OK dengan menggunakan Skynet untuk Grabbing ketimbang Skygrabber yang mudah "hang" dan filenya hanya yang kecil-kecil bisa di download..

    Salam Satelit Pak Maxx

    ReplyDelete
  2. betul pak mic, saya juga lebih menyukai SkyNet..

    Kabar gembiranya lagi, sekarang semakin banyak pengguna internet di Palapa C2, semakin banyak pula kesempatan kita para grabber mendapatkan file2 bagus... :D

    Salam satelit juga Pak Mic...

    ReplyDelete
  3. harus punya hardis yang mempunyai kapasitas besar biar lebih maknyuss

    ReplyDelete
  4. betul... biar bisa simpan file apa aja.. hehe :D
    pake 80GB aja rasanya kurang... cepat sekali penuhnya... :((

    ReplyDelete
  5. hai, gabung donk... saya roy anak sambas, skrg di jkt

    ReplyDelete
  6. wah, nyampai juak ke blog saye... :D
    silekan...

    ReplyDelete
  7. mas apa saja yang diperlukan bila net pake grabing, uploadnya apa bisa pake modem usb

    ReplyDelete
  8. grabbing gak pake upstream mas.. karena kita hanya menerima data...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts Last 7 Days

Satellite NSS11 at 108.0°E

Review Getmecom HD 5 Ethernet Part 2